Komunikasi Interpersonal



           Komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Bahkan bisa jadi komunikasi telah menjadi kebutuhan pokok manusia setelah sandang, pangan, dan papan. Apalagi di era yang semakin modern seperti saat ini, berbagai hal dapat diketahui melalui komunikasi, baik secara langsung maupun tidak langsung.
            Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami (KBBI, 2015). Berdasarkan definisi di atas, dapat diketahui bahwa komponen-komponen yang harus ada dalam komunikasi adalah sebagai berikut:
1.      Pengirim pesan (komunikator).
2.      Penerima pesan (komunikan).
3.      Pesan, yaitu informasi yang akan ditransfer dari pihak satu ke pihak yang lain.
4.      Media atau alat yang digunakan untuk menyampaikan maupun menerima pesan.
Komunikasi yang dilakukan oleh 2 pihak atau lebih dapat juga disebut sebagai komunikasi interpersonal.
            Komunikasi interpersonal dapat menjadi penghubung dalam berbagai hal. Sebagai makhluk sosial, manusia dituntut untuk selalu berhubungan dengan orang lain. Hubungan tersebut dapat terjalin jika terjadi komunikasi diantara manusia tersebut. Melalui komunikasi akan dapat tercipta kehidupan yang saling bermanfaat dan sejahtera. Namun, komunikasi yang buruk juga dapat menghancurkan hubungan manusia, sekalipun terdapat ikatan keluarga.
            Untuk menjaga agar hubungan manusia tetap berjalan dengan baik, dibutuhkan adanya kemampuan komunikasi yang baik pula, salah satunya melalui negosiasi. Negosiasi adalah proses pengambilan keputusan oleh pihak-pihak yang berbeda kepentingan untuk memecahkan perbedaan diantara mereka (Hayes, 2002). Dengan kemampuan negosiasi yang baik, seseorang akan mampu mengakomodasi kepentingn yang dimilikinya dengan lebih baik dibandingkan dengan orang yang kurang menguasai ketrampilan ini.
            Dengan mengetahui pentingnya peranan komunikasi interpersonal di atas, saya merasa bahwa ketrampilan ini perlu untuk terus di asah. Karena sifatnya adalah ketrampilan, maka memungkinkan untuk dikuasai melalui latihan yang berkelanjutan. Jadi, untuk individu yang merasa kurang percaya diri karena kemampuan komunikasi interpersonalnya kurang baik, masih tetap ada kemungkinan untuk dapat menguasainya.
            Saya sendiri bukanlah orang yang pandai dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan. Saya tidak menyukai berbicara di depan publik. Namun, saya sadar bahwa suatu saat kemampuan public speaking pasti akan diperlukan. Apalagi di dunia yang penuh dengan persaingan, mempersuasi orang akan sangat diperlukan. Salah satu usaha yang telah saya lakukan adalah dengan bergabung pada salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di kampus. Salah satu tujuannya untuk mengasah kemampuan komunikasi saya yang kurang baik. Dalam lingkungan organisasi, seseorang akan menghadapi kondisi dimana ia dituntut untuk melakukan sesuatu, termasuk komunikasi, sehingga menurut saya cara ini lebih efektif daripada hanya sekedar memahami teori dan manfaat-manfaat dari komunikasi itu sendiri.

Daftar Pustaka

Hayes, J. (2002). Interpersonal Skills: Goal-directed behaviour at work. London: Routledge.
KBBI. (2015, Januari). Retrieved Januari 8, 2016, from Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia: http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/kbbi/

0 komentar: